Persiapan Sebelum memulai beternak kenari, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Pertama, siapkan sangkar yang cukup besar untuk menampung beberapa ekor kenari. Sangkar tersebut harus terbuat dari bahan yang aman dan mudah dibersihkan. Selain itu, sediakan juga makanan dan minuman yang cukup untuk kenari. Pemilihan Induk Kenari Pemilihan induk kenari sangat penting dalam beternak kenari. Pilihlah kenari jantan dan betina yang sehat dan aktif. Pastikan juga kenari jantan memiliki suara yang merdu dan kenari betina memiliki postur tubuh yang baik. Perawatan Kenari Agar kenari tetap sehat dan aktif, perlu dilakukan perawatan yang tepat. Berikan makanan yang seimbang dan kaya nutrisi, seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Selain itu, pastikan kenari selalu memiliki air bersih dan berganti air secara rutin. Jangan lupa juga memberikan vitamin dan suplemen yang sesuai. Pembiakan Setelah persiapan dan perawatan dilakukan dengan baik, saatnya memulai proses pembiakan. Kenari jantan dan betina dapat dimasukkan ke dalam sangkar yang sama dan diberi waktu untuk saling mengenal. Setelah beberapa waktu, kenari betina akan mulai bertelur. Perawatan Telur Setelah telur diletakkan, pastikan telur tersebut tetap bersih dan kering. Jangan biarkan telur terkena debu atau kotoran, karena hal tersebut dapat mempengaruhi proses penetasan. Selain itu, pastikan telur tetap hangat dan terkena sinar matahari secara cukup. Perawatan Anakan Setelah telur menetas, anakan kenari harus diberi perawatan yang tepat. Berikan makanan yang tepat dan pastikan sangkar selalu bersih. Jangan biarkan anakan kenari terkena cuaca yang terlalu dingin atau panas, karena hal tersebut dapat mempengaruhi kesehatannya. Penutup Beternak kenari memang membutuhkan perhatian dan kesabaran yang cukup. Namun, jika dilakukan dengan baik, beternak kenari dapat menjadi hobi yang menyenangkan dan sumber penghasilan yang menguntungkan. Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba beternak kenari di sangkar harian.
Taruhsangkar burung di tempat yang hangat. maka si jantan akan mengejar-ngejar si kenari betina dan biasanya akan menabrak kandang ternak burung kenari dengan suara yang keras. Apabila kenari betina menggeleparkan sayapnya, maka pertanda si betina mau untuk dikawinkan Pada sore hari akan terlihat kedua kenari jantan dan betina saling
Jika Anda mencari cara untuk merawat kenari di rumah, ternak kenari di sangkar harian bisa menjadi pilihan yang menarik. Ternak kenari di rumah dapat memberi Anda pengalaman baru dalam memelihara burung. Selain itu, ternak kenari di sangkar harian juga akan memberi Anda keuntungan finansial jika Anda memilih untuk menjual hasil ternak kenari Anda. Namun, sebelum Anda memulai ternak kenari di sangkar harian, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara ternak kenari di sangkar harian dengan lengkap untuk membantu Anda memulai bisnis ternak kenari di rumah. Mari kita mulai dengan mempelajari tentang jenis-jenis kenari yang tersedia dan bagaimana memilih kenari yang baik untuk diternakkan. Pilih Jenis Kenari yang Tepat untuk Ditantang Sebelum memulai bisnis ternak kenari di rumah, Anda harus memilih jenis kenari yang ingin Anda ternakkan. Ada beberapa jenis kenari yang umum dipelihara, seperti kenari Yorkshire, kenari Fife, dan kenari Gloster. Setiap jenis kenari memiliki karakteristik yang berbeda, jadi pastikan Anda memilih jenis yang sesuai dengan preferensi Anda. Yang pertama adalah kenari Yorkshire. Kenari Yorkshire terkenal dengan bulunya yang panjang dan indah. Kenari jenis ini biasanya diternakkan untuk tujuan pameran, tetapi mereka juga dapat dijadikan hewan peliharaan. Kenari Yorkshire sangat terkenal di Inggris dan dijuluki “The King of Show Canaries”. Yang kedua adalah kenari Fife. Kenari Fife memiliki ukuran yang lebih kecil daripada kenari Yorkshire, tetapi memiliki suara yang lebih keras dan cenderung lebih aktif. Kenari jenis ini cocok untuk diternakkan sebagai hewan peliharaan karena ukurannya yang kecil dan suaranya yang merdu. Yang ketiga adalah kenari Gloster. Kenari Gloster memiliki bulu yang pendek dan cenderung memiliki warna yang cerah. Kenari jenis ini sangat populer di Amerika Serikat dan sering digunakan sebagai hewan peliharaan. Kenali Karakteristik Setiap Jenis Kenari Sebelum memilih jenis kenari yang tepat untuk diternakkan, Anda harus memahami karakteristik masing-masing jenis kenari. Dalam hal ini, Anda perlu mempertimbangkan beberapa faktor seperti ukuran, warna, dan suara. Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan apakah kenari tersebut cocok untuk ditempatkan di lingkungan yang Anda miliki. Kenari Yorkshire, misalnya, memiliki bulu yang panjang dan memerlukan perawatan khusus. Mereka juga cenderung lebih sensitif terhadap lingkungan dan membutuhkan suhu yang stabil. Sementara itu, kenari Fife lebih kecil dan cenderung lebih aktif, sehingga mereka membutuhkan ruang yang lebih besar untuk bergerak. Kenari Gloster memiliki sifat yang lebih tenang, sehingga cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan. Dalam memilih jenis kenari yang tepat untuk diternakkan, pastikan Anda mempertimbangkan preferensi Anda dan lingkungan di sekitar Anda. Pilihlah jenis kenari yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan lingkungan tempat Anda tinggal. Pilih Pasangan Kenari yang Cocok Setelah memilih jenis kenari yang ingin diternakkan, langkah selanjutnya adalah memilih pasangan yang cocok untuk berkembang biak. Anda harus memilih pasangan kenari yang memiliki karakteristik yang cocok satu sama lain untuk memastikan kualitas anak kenari yang dihasilkan. Ada beberapa faktor yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih pasangan kenari, seperti usia, warna, dan suara. Pertama-tama, pastikan pasangan kenari yang dipilih memiliki usia yang seimbang. Pasangan kenari yang memiliki perbedaan usia yang besar cenderung memiliki masalah dalam proses reproduksi. Selain itu, pastikan juga pasangan kenari memiliki warna dan suara yang cocok satu sama lain. Dalam hal ini, Anda juga harus mempertimbangkan apakah pasangan kenari tersebut memiliki sifat yang baik atau tidak. Pastikan pasangan kenari memiliki sifat yang ramah dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, pasangan kenari akan lebih mudah untuk berkembang biak dan menghasilkan anak kenari yang sehat. Cari Tahu Informasi Lengkap tentang Pasangan Kenari Sebelum memilih pasangan kenari yang cocok, pastikan Anda melakukan riset tentang informasi lengkap tentang pasangan kenari tersebut. Dalam hal ini, Anda dapat menemukan informasi tentang usia pasangan kenari, warna, suara, dan sifat pasangan kenari di internet atau dari sumber lainnya. Anda juga dapat menemukan informasi tentang masing-masing jenis kenari dan karakteristiknya. Dengan demikian, Anda dapat memilih pasangan kenari yang tepat untuk berkembang biak dan menghasilkan anak kenari yang sehat. Setelah Anda menemukan informasi lengkap tentang pasangan kenari, pastikan Anda mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi Anda sebelum memilih pasangan kenari yang cocok. Pilih Sangkar yang Tepat untuk Kenari Sangkar adalah tempat yang sangat penting dalam proses ternak kenari di rumah. Sangkar harus dipilih dengan cermat untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan kenari. Ada beberapa faktor yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih sangkar yang tepat untuk kenari, seperti ukuran, bahan, dan aksesori. Pertama-tama, pastikan Anda memilih sangkar yang memiliki ukuran yang sesuai dengan ukuran kenari. Sangkar yang terlalu kecil dapat menyebabkan stres pada kenari, sedangkan sangkar yang terlalu besar dapat menyulitkan proses pembersihan dan perawatan. Selain itu, pastikan Anda memilih sangkar yang terbuat dari bahan yang aman dan tahan lama. Sangkar harus terbuat dari bahan yang mudah dijaga kebersihannya dan tidak beracun bagi kenari. Sangkar juga harus memiliki aksesori seperti tempat makan dan minum, tempat bertelur, dan tempat bermain. Pilih Sangkar dengan Ukuran yang Sesuai Ukuran sangkar merupakan faktor yang sangat penting dalam proses ternak kenari di rumah. Sangkar yang terlalu kecil dapat menyebabkan stres pada kenari, sementara sangkar yang terlalu besar dapat menyulitkan proses pembersihan dan perawatan. Dalam memilih sangkar yang tepat untuk kenari, pastikan Anda mempertimbangkan ukuran kenari dan ruang yang tersedia di rumah Anda. Sangkar yang ideal untuk kenari memiliki ukuran minimal 30 x 30 x 50 cm untuk kenari Fife dan 40 x 40 x 60 cm untuk kenari Yorkshire dan Gloster. Ukuran sangkar yang tepat akan memberikan kenyamanan dan keamanan pada kenari, sehingga membantu proses berkembang biak dan menghasilkan anak kenari yang sehat. Pilih Sangkar dengan Bahan yang Aman dan Tahan Lama Sangkar harus dibuat dari bahan yang aman dan tahan lama. Bahan yang umum digunakan untuk membuat sangkar adalah kayu, besi, dan plastik. Namun, pastikan Anda memilih bahan yang tidak beracun dan mudah dijaga kebersihannya. Selain itu, pastikan sangkar memiliki aksesori seperti tempat makan dan minum, tempat bertelur, dan tempat bermain. Aksesori tersebut akan memastikan kenyamanan dan keamanan kenari di dalam sangkar. Sediakan Makanan dan Minuman yang Sehat untuk Kenari Makanan dan minuman yang sehat sangat penting bagi kesehatan kenari. Makanan dan minuman yang tepat akan membantu memastikan kesehatan kenari dan membantu proses reproduksi. Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang harus disediakan untuk kenari, seperti biji-bijian, sayuran, buah-buahan, dan air bersih. Pertama-tama, pastikan Anda memberikan biji-bijian yang sehat untuk kenari. Biji-bijian yang sehat untuk kenari meliputi biji bunga matahari, biji rapeseed, dan biji millet. Selain itu, Anda juga harus memberikan sayuran dan buah-buahan segar untuk menjaga kesehatan kenari. Selain itu, pastikan Anda menyediakan air bersih yang selalu tersedia di dalam sangkar. Air bersih sangat penting bagi kesehatan kenari, sehingga pastikan Anda mengganti air secara teratur dan menjaga kebersihan tempat air minum. Pilih Makanan dan Minuman yang Sehat untuk Kenari Dalam memilih makanan dan minuman yang sehat untuk kenari, pastikan Anda memilih bahan-bahan yang berkualitas dan aman. Pastikan biji-bijian yang disediakan untuk kenari tidak mengandung pestisida atau bahan kimia berbahaya lainnya. Biji bunga matahari, biji rapeseed, dan biji millet adalah beberapa jenis biji-bijian yang sehat untuk kenari. Sayuran dan buah-buahan seperti brokoli, wortel, paprika, dan apel juga dapat diberikan sebagai makanan untuk kenari. Selain itu, pastikan Anda menyediakan air bersih yang selalu tersedia di dalam sangkar. Air bersih sangat penting bagi kesehatan kenari, sehingga pastikan Anda mengganti air secara teratur dan menjaga kebersihan tempat air minum. Jaga Kualitas Makanan dan Minuman yang Disediakan Untuk menjaga kualitas makanan dan minuman yang disediakan, pastikan Anda memastikan makanan dan minuman selalu segar. Pastikan Anda membeli biji-bijian dan sayuran yang berkualitas dan tidak rusak. Selain itu, pastikan Anda juga mengatur jadwal pemberian makanan dan minuman untuk kenari. Terlalu banyak memberikan makanan atau minuman dapat menyebabkan obesitas pada kenari, sedangkan terlalu sedikit dapat menyebabkan kekurangan nutrisi pada kenari. Jaga Kebersihan Sangkar dan Kenari Kebersihan sangkar dan kenari sangat penting dalam proses ternak kenari di rumah. Sangkar yang kotor dapat menyebabkan infeksi dan penyakit pada kenari. Oleh karena itu, pastikan Anda menjaga kebersihan sangkar dan kenari secara teratur. Pertama-tama, pastikan Anda membersihkan sangkar secara rutin. Sangkar harus dibersihkan setidaknya sekali seminggu untuk menjaga kebersihannya. Pastikan Anda mencuci tempat makan dan minum kenari secara teratur dan mengganti serutan kayu atau media lainnya. Selain itu, pastikan Anda juga menjaga kebersihan kenari. Kenari harus dimandikan secara teratur dan bulunya harus disisir untuk menghilangkan kotoran dan kerusakan. Pastikan Anda juga memotong kuku kenari secara teratur untuk menjaga kesehatannya. Bersihkan Sangkar Secara Teratur Untuk menjaga kebersihan sangkar dan kenari, pastikan Anda membersihkan sangkar secara teratur. Sangkar harus dibersihkan setidaknya sekali seminggu untuk menjaga kebersihannya. Pastikan Anda membersihkan seluruh bagian sangkar, termasuk tempat makan dan minum kenari. Anda juga harus mengganti serutan kayu atau media lainnya secara teratur. Serutan kayu atau media lainnya harus diganti setidaknya sekali seminggu untuk menjaga kebersihan sangkar. Jaga Kebersihan Kenari Untuk menjaga kebersihan kenari, pastikan Anda mandikan kenari secara teratur. Kenari harus dimandikan setidaknya sekali seminggu untuk menjaga kebersihan bulunya. Selain itu, pastikan Anda juga menyisir bulu kenari untuk menghilangkan kotoran dan kerusakan. Anda juga harus memotong kuku kenari secara teratur untuk menjaga kesehatannya. Kuku kenari yang terlalu panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan pada kaki dan sulit bagi kenari untuk bergerak secara normal. Pantau Kesehatan Kenari secara Teratur Pantau kesehatan kenari secara teratur sangat penting dalam proses ternak kenari di rumah. Anda harus memastikan kenari dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit. Ada beberapa tanda-tanda yang harus Anda perhatikan untuk mengetahui apakah kenari dalam kondisi sehat atau tidak, seperti aktivitas, makanan, bulu, dan suara. Tanda-tanda kenari yang sehat meliputi aktivitas yang aktif, makanan yang banyak, bulu yang bersih dan rapi, dan suara yang merdu. Jika Anda melihat tanda-tanda kenari yang sakit, seperti bulu yang rontok atau suara yang tidak merdu, segera bawa kenari ke dokter hewan yang berpengalaman. Pantau Kondisi Fisik Kenari Secara Teratur Untuk memantau kesehatan kenari secara
Beternakpleci sebenarnya mudah seperti beternak kenari. Akan tetapi perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini agar sukses dalam ternak burung pleci. Pastikan indukan pleci yang sudah cukup umur, jika jantan pilihlah yang sudah ngalas ngerol dan betina pilih yang sudah cukup matang.
Cara ternak kenari – Burung kenari termasuk burung yang memiliki postur relatif kecil. Ia memiliki bulu dengan warna yang indah dan kicauan yang merdu. Burung kenari merupakan salah satu spesies burung yang mendatangkan benyak keuntungan. Cara Tes STIFIn Online untuk Mengetahui Minat Bakat Berikut Ini Cara Menghapus Background Foto di Canva, Mudah dan Ini Nih, Cara Mengubah Kuota Belajar Menjadi Kuota Internet! Cara Manjain Pacar LDR Lewat Chat Biar Tetap Langgeng, Pasti 6 Cara Meracik Parfum agar Tahan Lama, Cepat dan Praktis! Selain bisa diikutkan lomba, kenari juga dapat diperjual belikan. Sebab kenari sendiri peminatnya terbilang banyak, baik dari kalangan kicau mania senior maupun pemula. Tingginya minat para penghobi burung tersebut secara tidak langsung menjadikan permintaan terhadap burung kenari semakin hari kian meningkat. Nilai jual yang cukup tinggi juga menjadi daya tarik bagi para peternak kenari. Nah, dengan fakta yang ada tersebut, kita bisa simpulkan bahwa beternak kenari dapat menjadi lahan bisnis yang menjanjikan kedepannya. Bagi kamu para pecinta burung kenari, tidak ada salahny jika mencoba untuk memulai ternak kenari dari sekarang. Sebab selain menekuni hobi, kamu juga bisa menambah pemasukan finansial dari beternak kenari. Namun biasanya kendala dari beternak kenari adalah kekurangtahuan tentang tata cara ternak kenari yang baik dan benar. Padahal cara ternak kenari sebenarnya tidak terlalu sulit. Bahkan untuk kamu yang bisa dibilang pemula sekalipun bisa kok jika kamu mau belajar. Nah, kalau kamu sudah siap untuk belajar ternak kenari, kamu bisa mulai membaca dan mencatat langkah demi langkah cara ternak kenari di bawah ini. Cara Ternak Kenari yang Baik dan Benar Serta Mudah, Murah, dan Pasti Sukses Sebelum kita mulai melakukan ternak kenari, hal pertama dan utama yang perlu kita lakukan adalah memilih indukan. Indukan yang kita pilih tentu saja harus berjenis kelamin jantan dan betina. Nah, banyak diluar sana terutama pemula masih sulit membedakan jenis kelamin kenari kepunyaan mereka. Oleh sebab itu, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu apa saja perbedaan ciri dari kenari jantan dan betina. Supaya nantinya kita bisa dengan mudah memilih indukan untuk ternak kenari. Ketahui Perbedaan Kenari Jantan dan Kenari Betina dari Ciri-cirinya Sebagai calon peternak kamu harus mampu membedakan jenis kelamin kenari secara benar. Jangan sampai memilih sepasang kenari jantan atau sepasang kenari betina. Akibatnya setelah kamu tunggu dengan sabar justru kenari mu tidak bereproduksi karena sama-sama jantan atau betina? Nah, untuk membedakan jantan dan betina kamu bisa memakai patokan berikut ini. Kenari Jantan Kenari jantan yang berumur lima bulan atau lebih biasanya warnanya lebih terang. Pada bagian tertentu terutama di dekat kepala, warnanya telihat lebih tajam. Kepala kenari jantan berbentuk pipih. Postur badan kenari jantan terlihat cenderung ramping dan agak panjang, sedangkan lehernya lebih panjang. Terdapat tonjolan di bagian dubur, kloaka atau dubur juga tegak lurus. Bunyi kicauannya ngerol atau nyaring. Kenari Betina Bagian pusat kepala yang berwarna kuning akan menjadi sangat terang saat dewasa. Tidak terdapat tonjolan pada kloaka atau dubur, sebaliknya kloaka cenderung datar. Postur tubuhnya terlihat agak bulat, bentuk lehernya lebih pendek. Bunyi kicauannya tidak ngerol, namun ada juga yang ngerol tetapi tidak nyaring, dan suaranya putus-putus. Ketahui Usia dan Kesiapan Kenari untuk Kawin Setelah tahu dan bisa membedakan jenis kelamin kenari, kamu juga harus memahami betul usia kenari dan juga kesiapannya untuk kawin. Hal tersebut merupakan faktor yang juga menentukan keberhasilan dari ternak kenari. Di dalam cara ternak kenari yang baik dan benar biasanya dimulai saat kenari jantan sudah berumur 8 bulan, sedangkan kenari betina berumur 6 bulan. Akan tetapi, untuk kenari berpostur besar seperti kenari yorkshire, sebaiknya dimulai saat umurnya 10 bulan atau lebih. Pastikan juga untuk kenari yang akan kamu ternakkan sudah dalam kondisi birahi. Kenari yang sedang birahi akan mudah berjodoh sehingga cepat ber-reproduksi. Selain itu, kenari sebaiknya juga harus dalam kondisi fisik yang bugar dan sehat. Supaya hasil dari pembuahannya berhasil dan menjadi bakal telur yang bagus. Oiya, bagi kamu yang belum tahu cara membedakan kenari sedang birahi atau tidak, kamu bisa menyimak informasi di bawah ini. Ciri-Ciri Kenari Sedang Birahi Kenari jantan yang sedang birahi sangat mudah dikenali, biasanya ia akan terlihat agresif dan juga sering berkicau atau gacor. Terkadang ia juga suka menabrakkan tubuhnya ke jeruji sangkarnya. Tingkahnya yang agresif juga ditunjukkan dengan sering melompat-lompat di dasar sangkar. Gacorannya saat birahi juga lebih terdengar nyaring sambil menurunkan sayapnya setengah badan. Sedangkan kenari betina yang sedang birahi akan mengeluarkan suara cuitan seolah memanggil pejantan. Ia akan merobek kertas atau serpihan kayu yang terletak di dalam sangkar. Selain itu kenari betina yang sedang birahi akan terlihat sering menggeleparkan sayapnya. Pemilihan Sangkar Ternakan yang Tepat Setelah mengetahui jenis kelamin, usia, dan juga kondisi birahinya, selanjutnya giliran menentukan sangkar ternakannya. Sangkar merupakan sarana yang penting saat kamu berkeinginan untuk ternak kenari. Pemilihan sangkar haruslah tepat dan selalu dijaga kebersihannya. Pilihlah sangkar box khusus ternak jika kamu benar-benar ingin beternak kenari. Kamu juga bisa juga memilih sangkar yang memiliki penyeka di bagian tengahnya. Sangkar seperti ini dapat memudahkan kenari dalam proses penjodohan. Selanjutnya untuk sangkar kenari jantan sebaiknya berupa sangkar gantung. Usahakan ukurannya yang cukup besar dan luas. Letakkan sangkar pejantan di lokasi yang tenang dan juga aman. Selain sangkar, dalam tata cara ternak kenari yang tidak boleh dilupakan adalah ketersediaan pakan di dalam kandang. Pakan kenari saat proses ternak juga wajib diperhatikan. Pemberian pakan merupakan salah satu kunci sukses dalam ternak kenari. Pada saat proses ternakan berlangsung, kamu dapat memberikan biji-bijian seperti biji kenari dan biji sawi. Selain itu berikan juga millet, sawi hijau, sawi putih, mentimun segar, dan apel. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan air bersih untuk minumannya. Sebagai pakan tambahan, kamu bisa memberikan telur ayam atau telur puyuh rebus. Jika perlu berikan juga asupan multivitamin khusus yang bisa kamu beli di toko atau pasar burung. Oiya, selain metode sangkar, kenari juga bisa diternakkan dengan menggunakan kandang ternak kenari. Metode ini cukup efektif untuk ternakan kenari secara massal. Lebih hemat biaya dan juga tempat. Proses Penjodohan Kenari Tahap lanjutan dari cara ternak kenari yang cukup krusial adalah proses perjodohan kenari. Dalam perjodohan ini ada dua kemungkinan, yakni berjodoh atau tidak. Jika berjodoh maka bisa lanjut ke proses perkawinan. Jika tidak berjodoh maka kamu harus menjodohkan kenari tersebut dengan kenari lain sampai kamu menemukan jodohnya. Penjodohan dilakukan sendiri sebenarnya dilakukan untuk mengenalkan kenari jantan dengan kenari betina. Caranya adalah dengan menempatkan kenari jantan dan betina tersebut di sangkar yang berbeda. Gunakan sangkar yang ada penyekatnya. Suapaya perjodohan lancar dan sukse kamu bisa mencoba tips penjodohan kenari berikut ini. Letakkan kedua sangkar secara berdekatan. Idealnya lakukan proses ini selama 3 hari. Penjemuran pada kenari jantan dan betina dilakukan di sangkar yang terpisah namun diletakkan berdekatan. Penjemuran dilakukan padapukul – pagi. Berikan pakan tambahan bergizi seperti telor puyuh, sayuran, apel, ditambah multivitamin. Jaga agar kenari tidak kegemukan. Kenari yang gemuk akan terlihat gumpalan lemak berwarna kunng di leher dan perut. Ciri-Ciri Kenari Berjodoh Setelah kamu lakukan langkah perjodohan di atas, kamu dapat mengetahui hasilnya secara langsung setelahnya. Jika sepasang kenari itu berjodoh, maka kamu akan melihat perilaku seperti ini. Pejantan akan meloloh betinanya meskipun dari luar sangkar. Pejantan menggacor merayu betina, betina akan menggeleparkan sayap. Terkadang betina akan menungging. Keduanya terlihat akur dan mesra. Proses Kawin Kenari Apabila kedua kenari sudah terlihat berjodoh, maka langkah selanjutnya adalah mengawinkannya. Lakukan penyatuan antara kenari jantan dengan kenari betina. Caranya adalah dengan memasukkan kenari jantan ke dalam sangkar kenari betina. Ingat, jangan sampai terbalik ya. Proses penyatuan yang tepat sebaiknya dilakukan pada sore hari. Kenari yang sudah berjodoh biasanya akan saling meloloh dan terlihat seperti berciuman. Jika sudah sama-sama birahi maka keduanya akan langsung kawin. Bila setelah disatukan tidak langsung terjadi proses kawin, biarkan kedua kenari dalam sangkar yang sama setidaknya selama satu malam. Biasanya mereka akan melakukan kawin saat pagi harinya. Selanjutnya pada pagi hari sekitar pukul 7, tempatkan pejantan ke sangkarnya kembali. Lalu sore harinya kembali satukan kenari jantan ke dalam sangkar betinanya. Lakukan proses ini selama beberapa hari sampai betina terlihat bertelur. Jangan lupa untuk menyiapkan sarang untuk bertelur lengkap dengan serat nanas nya. Supaya nantinya kenari bisa bertelur di sarangnya dengan rapi dan tidak bertelur sembarangan. Proses Pengeraman Telur Selanjutnya pada tahap akhir dari cara ternak kenari kamu harus ekstra perhatian terhadap kenari betina. Sebab jika tidak maka proses pengeraman akan terganggu dan telur gagal menetas. Ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan saat kenari betina mulai mengerami telurnya. Saat kenari betina sedang mengerami telurnya, biarkan kenari jantan bersama kenari betina. Biasanya pejantan akan melolohi betinanya, sehingga betina akan mengeram dengan maksimal. Hal ini terjadi secara natural, jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkannya. Selanjutnya saat kenari betina mengerami telurnya, beri pakan dan air minum yang cukup. Berikan sawi dan apel secara bergantian sebagai tambahan pakan. Berikan juga telur puyuh rebus sebanyak 2 kali seminggu. Selain itu kamu juga harus memperhatikan kebersihan kandang kenari tersebut. Bersihkan kandang dengan hati-hati agar telur tetap aman. Pembersihan kandang bertujuan untuk menghindari penyakit dan bakteri. Sehingga kondisi indukan tetap fit saat mengerami telurnya. Proses Menetasnya Telur dan Panen Anakan Kenari Setelah sabar menunggu selama 14 hari, biasanya telur-telur tersebut akan menetas. Bagi kamu yang merupakan peternak kenari pemula pasti masih belum tahu harus berbuat apa. Pastinya kamu harus memberi pakan indukan untuk diloloh pada anakan kenari tersebut. Tidak perlu khawatir, bagi kamu yang masih pemula, berikut ini ada beberapa tips pemberian pakan untuk induk saat melolohi anakan. Selalu sediakan air dan biji-bijian. Tambahkan pula telur puyuh rebus sampai anakan kenari tersebut berusia 1 minggu. Jangan berikan sayur dan buah sebelum anakan berumur 1 minggu. Berikan sawi putih dan hijau serta apel setelah anakan melewati umur 1 minggu. Pakan tambahan diberikan sampai anakan siap dipanen. Berikan pula multivitamin untuk kenari yang biasa dijual di toko atau pasar burung. Anakan kenari siap dipanen jika sudah mencapai usia 25 hari. Anakan biasanya sudah mampu makan telur rebus sendiri. Sedangkan untuk biji-bijian biasanya dapat dimakan setelah mencapai usia 1 bulan. Setelah semua anakan sudah siap dipanen, sebaiknya segera pisahkan anakan dari induknya. Kemudian, pisahkan pula induk jantan dan betinanya. Mandikan kedua induk tersebut dan beri obat kutu bila perlu. Biasanya saat proses pengeraman banyak kutu di sarang eraman yang menempel di bulu kenari. Sehingga pemberian obat kutu bertujuan untuk menjaga badan dan bulu kenari selalu bersih dan terhindar dari kutu. Setelah dimandikan dan diberi obat kutu, lakukan penjemuran seperti biasa. Oke sepertinya sudah selesai tentang ulasan lengkap dari cara ternak kenarinya. Sekarang saatnya kamu untuk praktek dan mulai beternak kenari sendiri di rumah. Bagaimana? Pastinya tidak terlalu sulit, bukan? Meskipun saat ini kamu masihlah seorang pemula, bukan berarti kamu harus takut untuk mencoba. Kamu harus siap untuk mulai beternak kenari dari sekarang. Supaya pengalamanmu bertambah. Jika masih belum berhasil atau jauh dari kata maksimal ya tidak apa-apa. Seiring dengan berjalannya waktu dan jam terbang yang tinggi kamu akan makin mahir beternak kenari. Bahkan jika kamu telaten dan rutin beternak kenari, maka kamu bisa mendapat keuntungan finansial darinya.
3Tips Cara Ternak Kenari untuk Pemula. Dibawah ini kami berikan rekomendasi video singkat (sekitar 12 menit) panduan 3 cara ternak burung kenari untuk para pemula. Jangan khawatir, Anda benar-benar bisa belajar dari video ini meskipun belum memiliki pengalaman dalam ternak burung kenari sebelumnya.
– Mayoritas pecinta burung Kenari pasti mengetahui cara ternak Kenari. Sebagian besar Kenari Mania memang sering terjun untuk menangkarkan Kenari sendiri daripada hanya sekadar memeliharanya di dalam sangkar. Alasannya, cara ternak burung Kenari sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja. Bahkan, pemula yang baru memelihara burung Kenari bisa beternak Kenari dengan kandang gantung atau kandang koloni. Burung Kenari memang menjadi salah satu jenis burung yang paling mudah diternak. Jadi wajar, jika kicau mania memilih langsung beternak Kenari untuk menambah penghasilan daripada hanya memberikan pakan Kenari setiap hari. Cara ternak Kenari memang menguntungkan, apalagi jika dikelola dengan benar. Selain tidak membutuhkan modal yang besar, Anda dapat beternak Kenari di mana saja. Maksudnya tidak perlu di kandang ternak khusus berbentuk kotak atau kandang baterai, cukup di sangkar bulat atau kandang kapsul, Anda bisa menernak Kenari. Baca juga 10 Tips Perawatan Burung Kenari untuk Pemula yang Baru Pertama Kali Pelihara Burung Masalah Saat Ternak KenariCara Ternak Kenari Untuk Pemula1. Pilih indukan Kenari jantan dan betina berkualitas2. Membedakan Kenari jantan dan betina dengan mudah3. Mengetahui usia Kenari yang pas untuk diternak4. Indukan Kenari harus birahi5. Memilih kandang yang benar untuk ternak Kenari6. Persiapan pakan untuk ternak Kenari7. Proses penjodohan Kenari jantan dan betina8. Ciri-ciri Kenari jantan dan betina sudah berjodoh9. Proses penyatuan Kenari jantan dan betina dalam satu kandang10. Kenari betina siap bertelur11. Kenari betina mengerami telur12. Perawatan Kenari betina selama proses pengeraman13. Perawatan indukan Kenari setelah telur menetas14. Proses memanen anakan Kenari15. Indukan Kenari dipisah dengan anakan16. Persiapan indukan Kenari untuk proses kawin kedua17. Proses menjaga keamanan anakan Kenari18. Rahasia cara ternak Kenari anakan jantan19. Bersihkan Kandang Kotak20. Sama-sama Birahi21. Cara ternak Kenari biar Lebih CepatKesimpulanPencarian terkait Masalah Saat Ternak Kenari Bagi Kenari mania senior mungkin ternak Kenari dianggap sangat mudah. Namun, bagaimana dengan para pemula yang baru mencoba memelihara burung Kenari? Tentunya, mereka akan kesulitan beternak Kenari. Biasanya, pemula salah membedakan jenis kelamin Kenari jantan dan betina. Selain itu, mereka juga susah menjodohkan Kenari jantan dan betina. Masih banyak masalah yang dialami pemula dalam beternak Kenari, berikut beberapa masalah tersebut Mereka tidak bisa membedakan jenis kelamin Kenari jantan dan betina. Terkadang para pemula sulit menjodohkan Kenari jantan dan betina. Banyak juga pemula yang sudah menjodohkan Kenari cukup lama, tetapi tetap tidak jodoh. Biasanya mereka tidak mampu merawat indukan selama proses pengeraman telur. Ada juga pemula yang tak dapat menjaga kesehatan anakan Kenari. Banyak di antara mereka yang sering mendapati telur Kenari tidak ada isinya atau pecah. Pemula biasanya tidak tahu mengapa telur Kenari tidak menetas. Mereka yang baru terjun di ternak Kenari sulit mendapatkan jenis anakan Kenari yang diinginkan. Kadang-kadang mereka sering melihat induk Kenari tidak mau mengerami telur. Banyak pula para pemula yang tidak bisa menjaga kebersihan kandang ternak. Nah, dari berbagai masalah dalam cara ternak Kenari tadi, pasti ada sebagian yang pernah Anda alami, terutama para pemula. Untuk meminimalisir masalah-masalah dalam beternak Kenari, kami akan menunjukkan cara ternak Kenari untuk pemula paling lengkap dan benar. Baca juga 10 Jenis Kenari yang Paling Bagus Suaranya Untuk Lomba Cara Ternak Kenari dari Penjodohan sampai Menetas 1. Pilih indukan Kenari jantan dan betina berkualitas Dalam beternak Kenari, Anda jangan fokus memilih indukan jantan yang bagus saja, sebab Kenari betina juga turut andil dalam mencetak Kenari berkualitas. Biasanya, kicau mania hanya memilih indukan jantan yang suaranya gacor dengan tubuh bagus. Akan tetapi indukan betina tidak terlalu dihiraukan kualitasnya, padahal Kenari betina juga bisa mencetak Kenari trah jawara. 2. Membedakan Kenari jantan dan betina dengan mudah Sekilas, Kenari jantan dan betina memang tampak sama. Namun ternyata kedua jenis Kenari jantan dan betina memiliki ciri fisik yang berbeda. Anda bisa lebih mudah membedakan kelamin Kenari jantan dan betina dengan melihat bagian kloaka atau dubur. Caranya, tiup bulu-bulu halus pada bagian dubur, lalu diraba. Jika dubur Kenari terasa menonjol atau tegak lurus, berarti Kenari jantan, tapi jika dubur terasa datar atau rata, berarti Kenari betina. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca artikel 8 Cara Membedakan Kenari Jantan dan Betina dari Ciri Fisik dan Kebiasaan. 3. Mengetahui usia Kenari yang pas untuk diternak Tidak sembarang Kenari bisa diternak karena usia Kenari juga berpengaruh dalam kesuksesan hasil ternak nanti. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengetahui umur Kenari yang pas untuk diternak. Idealnya, Kenari harus berusia antara 6 bulan hingga 8 bulan agar ternak berhasil. Kalau Kenari Yorkshire bisa lebih dari 10 bulan. Biasanya usia 8 bulan untuk Kenari jantan, sedangkan Kenari betina cukup 6 bulan. 4. Indukan Kenari harus birahi Walaupun usia Kenari sudah pas untuk diternak, terkadang mereka tetap tidak mau dikawinkan karena memang tidak birahi. Solusinya, pastikan Kenari jantan dan betina dalam keadaan birahi. Cara meningkatkan birahi Kenari dengan memberi pakan bernutrisi seperti telur puyuh, kroto, apel, dan biji niger seed. Untuk mengetahui Kenari yang sudah birahi biasanya kicauannya gacor, terlihat menabrak jeruji sangkar, melompat-lompat di dasar sangkar, sering menurunkan sayap, sering mengeleperkan sayap, sering bunyi cuit-cuit, dan sering menyobek kertas atau koran di dalam sangkar. Cara ternak Kenari ini pasti lebih cepat karena keduanya birahi. Jadi Anda harus memancing atau membuat Kenari jantan dan betina sama-sama birahi. 5. Memilih kandang yang benar untuk ternak Kenari Pemilihan sangkar yang benar untuk cara ternak Kenari cukup mudah. Anda bisa langsung membelinya di toko burung, maka penjualnya akan memberikan sangkar box atau kotak sesuai standar ternak Kenari. Anda juga bisa memilih sangkar yang di tengahnya ada penyekat, biar Anda mudah menjodohkan Kenari jantan dan betina. Kalau tidak punya biaya untuk membeli kandang khusus ternak Kenari, Anda bisa membuat kandang bulat gantung, kandang koloni, atau kandang baterai. 6. Persiapan pakan untuk ternak Kenari Makanan Tambahan Burung Kenari Tidak hanya kandang saja, pakan Kenari selama proses ternak juga harus diperhatikan. Setidaknya, di dalam kandang ternak Kenari harus ada makanan Kenari berupa biji-bijian canary seed, biji sawi, milet serta sayur-sayuran seperti sawi hijau, sawi putih, mentimun, dan buah apel. Jangan lupa, air minum harus selalu tersedia di dalam kandang dan harus selalu diganti setiap hari. Untuk pakan tambahan, Anda bisa memberikan telur puyuh atau telur ayam dengan tambahan multivitamin khusus ternak Kenari. 7. Proses penjodohan Kenari jantan dan betina Yang cukup sulit dilakukan pemula dalam ternak Kenari adalah proses penjodohan. Ya, meski sudah diketahui kelaminnya jantan atau betina, terkadang keduanya sulit untuk dijodohkan dan cenderung bertarung di dalam sangkar. Tapi tenang, ada tips menjodohkan Kenari jantan dan betina agar mau berjodoh. Berikut tips menjodohkan Kenari yang benar Kenari jantan dimasukkan sangkar gantung dan Kenari betina dimasukkan kandang box khusus ternak. Keduanya didekatkan kurang lebih selama 3 hari. Kenari jantan dan betina dijemur dalam keadaan terpisah tapi berdekatan. Proses penjemuran dilakukan pada pukul Kenari jantan dan betina diberi pakan bergizi seperti telur puyuh, sayuran, buah apel, dan multivitamin. Namun, pemberiannya jangan bersamaan, tetapi diselang-seling atau dijadwal agar burung Kenari tidak bosan. Burung Kenari harus dipastikan sehat dan tidak gemuk. Untuk melihat burung Kenari gemuk atau tidak, Anda bisa mengecek gumpalan lemak di bagian leher dan perut. Jika ada gumpalan lemak berwarna kuning di area tadi, berarti Kenari gemuk. Sehingga Anda harus mengatur kembali takaran pemberian pakannya agar Kenari tidak kegemukan. 8. Ciri-ciri Kenari jantan dan betina sudah berjodoh Setelah proses penjodohan berakhir, Kenari jantan biasanya akan meloloh Kenari betina. Hal ini sering kali dilakukan dari luar sangkar. Selain itu, Kenari jantan akan berkicau nyaring, keras, dan gacor sekali untuk menggoda Kenari betina. Kemudian, Kenari betina menanggapi dengan mengeleperkan sayapnya dan berkicau cuit-cuit. Terkadang, Kenari betina akan nungging untuk menunjukkan bahwa dia siap kawin. Ciri lain bahwa Kenari jantan dan betina berjodoh adalah keduanya tidak berantem dan terlihat akur. Baca juga Walau Pandemi, Wanita Ini Ternak Kenari Untung Rp 14 Juta Sebulan 9. Proses penyatuan Kenari jantan dan betina dalam satu kandang Kalau sudah dijodohkan, sekarang saatnya menyatukan Kenari jantan dan betina dalam satu sangkar. Caranya, tangkap Kenari jantan dan masukkan ke sangkar box milik Kenari betina. Cara ini tidak boleh terbalik agar keduanya berjodoh. Waktu yang pas dalam menyatukan Kenari adalah sore hari. Jika Kenari jantan dan betina sudah berjodoh, pasti keduanya akan terlihat saling meloloh atau berciuman. Apabila keduanya dalam keadaan birahi, bisa jadi mereka akan langsung kawin. Namun, jika Kenari betina masih perawan, biasanya proses kawin sedikit lebih lama, mungkin malam hari atau keesokan harinya. Jika keduanya tidak segera kawin, maka biarkan Kenari jantan dan betina dalam satu sangkar semalaman hingga pagi hari. Biasanya, setelah bangun tidur, mereka akan langsung kawin. Jika sudah terlihat kawin, Kenari jantan dipisah dan dimasukkan sangkar gantung lagi. Lalu, sore harinya dimasukkan ke dalam sangkar Kenari betina lagi. Anda bisa melakukan ini dalam beberapa hari, sampai Kenari betina bertelur. 10. Kenari betina siap bertelur Setelah disatukan, Anda juga harus segera menyiapkan sarang lengkap dengan serat nanas. Jika sarang sudah terlihat rapi dan berbentuk bulat, berarti Kenari betina sudah siap bertelur. Biasanya, dalam 1 minggu Kenari betina akan bertelur. Telur akan dierami selama 14 hari, lalu sehari kemudian, telur akan menetas. 11. Kenari betina mengerami telur Telur burung Kenari Saat Kenari betina mengerami telur, sebaiknya Kenari jantan tetap dijadikan satu dengan Kenari betina. Tujuannya agar Kenari jantan selalu meloloh pakan untuk Kenari betina. Selain itu, hal ini lebih bagus daripada Anda yang memberikan pakan langsung ke Kenari betina yang sedang mengerami telur. 12. Perawatan Kenari betina selama proses pengeraman Agar proses pengeraman sukses dan berhasil menetas, maka Kenari betina harus diberi perawatan ekstra seperti memberikan pakan bergizi berupa biji-bijian, sawi, buah apel, dan telur rebus. Anda juga harus memantau air minum dan menambahkan air minum jika sudah mulai habis. Kandang ternak Kenari harus dibersihkan, tetapi harus berhati-hati agar telur tidak pecah atau mengalami goncangan. Kalau sudah proses pengeraman telur, sebaiknya Kenari tidak perlu dijemur agar telur tidak pecah atau retak. 13. Perawatan indukan Kenari setelah telur menetas Telur Kenari menetas Jika telur Kenari sudah menetas, pastikan air, biji-bijian, dan telur puyuh rebus selalu tersedia di kandang selama kurang lebih 1 minggu. Dalam proses ini biarkan anakan Kenari diloloh sendiri oleh indukan Kenari. Namun ingat, indukan Kenari dan anakan Kenari yang berusia kurang dari 1 minggu jangan diberi sayur atau buah-buahan dulu biar tidak mati dini. Apabila sudah berusia lebih dari 1 minggu, Anda bisa memberikan pakan berupa apel, sayuran sawi ijo, dan sawi putih. Pakan biji-bijian dan telur puyuh rebus tetap diberikan hingga anakan Kenari siap dipanen. Jangan lupa memberikan multivitamin selama proses perkembangan agar anakan Kenari dan indukan Kenari tetap sehat. 14. Proses memanen anakan Kenari Anakan Kenari Anakan Kenari bisa dipanen pada usia 25 hari atau 1 bulan. Pada usia tersebut, anakan Kenari sudah bisa makan sendiri. Bahkan, pada usia 1 bulan anakan Kenari sudah bisa makan biji-bijian. Walaupun begitu, anakan Kenari tetap diberi telur puyuh rebus agar tumbuh kembangnya lebih cepat. 15. Indukan Kenari dipisah dengan anakan Setelah anakan Kenari bisa makan sendiri, Anda dapat memisahkan keduanya. Burung Kenari dewasa atau indukan diambil dan dimasukkan kandang gantung. Biarkan anakan atau piyik Kenari menikmati masa-masa sendiri di dalam kandang ternak hingga cukup dewasa untuk dimasukkan ke kandang gantung. 16. Persiapan indukan Kenari untuk proses kawin kedua Ketika ternak Kenari, indukan Kenari jantan dan betina dimandikan dan diberi obat anti kutu. Setelah itu, indukan Kenari dijemur pada pukul Hal ini dilakukan konsisten selama kurang lebih 1 minggu. Setelah 1 minggu, indukan bisa dikawinkan lagi. Proses kawin kedua akan lebih mudah, bahkan setelah indukan Kenari jantan dimasukkan ke sangkar betina, maka keduanya akan langsung kawin. Berarti bulan berikutnya, Anda akan mendapat anakan Kenari lagi. Jika indukan Kenari berkualitas bagus, dia bisa memproduksi banyak telur dalam beberapa kalia kawin. Pakan Burung Kenari untuk Ternak 17. Proses menjaga keamanan anakan Kenari Anakan Kenari yang sudah hidup mandiri tanpa indukan, sebaiknya dijaga keamanannya. Anda bisa memberi kapur ajaib di sekitar kandang agar tidak ada hewan pengganggu yang menyerang anak Kenari. Selain itu, bersihkan kandang dari sisa-sisa makanan secara berkala. Anda juga bisa meletakkan kandang di tempat yang sejuk, tidak terkena hembusan angin kencang, atau sinar matahari langsung. Baca juga 5 Cara Cepat Membuat Kenari Gacor dalam Hitungan Hari 18. Rahasia cara ternak Kenari anakan jantan Pernah tersiar kabar bahwa Anda bisa ternak Kenari dengan anakan mayoritas jantan. Bagaimana caranya? Sebenarnya ini tidak perlu menggunakan teknologi canggih. Anda bisa menangkar Kenari dengan hasil anakan jantan melalui trik sederhana. Anda cukup mengawinkan Kenari pada sore hari. Sebagian kicau mania awalnya tidak percaya. Namun, setelah iseng mencobanya ternyata anakan Kenari keluar jantan. Anda juga bisa mencobanya karena cuma mengawinkan Kenari di sore hari – Tidak ada salahnya dicoba karena tidak merugikan siapapun. Bahkan, teknik ini juga tidak berpengaruh pada perkembangan Kenari. Namun bila ditanya alasanya kenapa? Kami juga belum bisa menjawabnya. 19. Bersihkan Kandang Kotak Kalau Anda menggunakan kandang kotak untuk ternak Kenari, biasakan membersihkan kadangnya setiap selesai ternak. Sebab, kebersihan kandang menjadi salah satu faktor keberhasilan ternak. Jika indukan bagus, tapi tempat ternak kurang bagus, justru bisa membuat buruh malas kawin dan jatuh sakit. Untuk menghindari hal tersebut, kami sarankan membersihkan sangkar secara teratur. Perawatan Kenari Gacor 20. Sama-sama Birahi Sebagai tambahan, dalam memilih indukan, pastikan keduanya sudah sama-sama birahi. Pasalnya, hal tersebut bisa mempercepat proses kawin. Apabila satu indukan belum birahi, berikan pakan EF biar dia birahi saat ternak Kenari. Setelah itu, baru keduanya didekatkan kandangnya. Jika terlihat kecocokan, langsung saja keduanya dikawinkan. Tunggu dan lihat keduanya dari kejauhan. Jangan melihat Kenari kawin dari jarak dekat, takutnya mereka malu dan tidak mau kawin lagi. 21. Cara ternak Kenari biar Lebih Cepat Bagaimana cara ternak Kenari biar lebih cepat? Ternyata caranya mudah, Anda harus menyiapkan segala kebutuhannya secara lengkap dulu. Misalnya, makanan Kenari, kandang kotak Kenari, tempat bertelur, vitamin, suplemen, dan lain-lain. Setelah semuanya siap, indukan Kenari juga sudah siap. Tentu proses perkawinan bisa dipercepat. Apalagi kalau keduanya sudah sama-sama birahi. Nanti pasti burung Kenari indukan bisa cepat kawin, bertelur, lalu mengerami telur sampai menetas. Kesimpulan Demikian beberapa cara ternak Kenari untuk pemula paling lengkap dan benar. Setelah melakukan cara-cara ini pastinya Anda akan bisa beternak Kenari sendiri dan menghasilkan banyak uang. Terlebih, jika Anda bisa menyilang jenis Kenari yang bagus dengan Kenari yang langka, pasti anakannya akan semakin menakjubkan. Ingat semakin sulit dan bagus kualitas Kenari, pasti harganya mahal. Jangan mencari jenis Kenari yang mudah diternak, pasti semua orang bisa melakukannya. Kalau burung itu sulit diternak, berarti harganya mahal. Jika artikel bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram burungnyadotcom. Terima kasih. Pencarian terkaitCara ternak kenariternak kenaricara ternak burung kenaricara ternak kenari di sangkar hariancara beternak kenaricara beternak kenari di sangkar gantungcara berternak kenariternak burung kenaricara beternak burung kenaribeternak kenari
KUX9. yu9m5m63nl.pages.dev/216yu9m5m63nl.pages.dev/163yu9m5m63nl.pages.dev/240yu9m5m63nl.pages.dev/156yu9m5m63nl.pages.dev/418yu9m5m63nl.pages.dev/232yu9m5m63nl.pages.dev/379yu9m5m63nl.pages.dev/229
cara ternak kenari di sangkar harian